Biang Kerok Shutdown di Duga Karyawan Petrokimia

Oplus_131072
Foto: Tampak Depan Pabrik Petrokimia Gresik.

Gresik,Giriaktual.com – Pasca video viral perselingkuhan oknum eks karyawan Petro yang kini sedang menjalani masa tahanan di rutan Banjar sari cerme Gresik. Kini beredar dugaan nepotisme dikalangan karyawan Petrokimia Gresik terhadap tenaga shutdown yang di anggap merampas hak Ring 1, hal tersebut kini menjadi buah bibir warga Ring 1 sekitar perusahan, Selasa,(13/5/2025).

Seperti diketahui dua orang tenaga shutdown RN(18) warga Krian Sidoarjo dan Alw (21) warga Desa Bungah Gresik menjadi tenaga shutdown di Petrokimia Gresik mengaku mengikuti shutdown Lantaran ajakan dari karyawan Petrokimia.

Menurut (RN) dirinya mengikuti shutdown karena ajakan dari sang kakak yang bekerja sebagai karyawan petro yang berinisial (SND) unit amoniak,

“Saya sebenarnya tidak ikut Shutdown ini mas, tadinya itu kawannya mas saya yang mau ikut, karena tidak bisa, mangkanya saya disuruh mas untuk ikut Shutdown, “terangnya.

Senada dengan (Alw) warga Bungah yang mengatakan bahwa dirinya diajak oleh saudara yang bekerja di petro bagian Listrik berinisial (HR).

Ironisnya lagi Alwi (21) juga mengetahui bahwa untuk bekerja shutdown di Petrokimia kalau tidak ada orang dalam tidak bisa karena semua permainan dan rahasia.

” Kalau seperti ini sifatnya rahasia mangkanya tidak terlalu terbuka, sebab kalau ketahuan langsung di keluarkan, enggak peduli karyawan, “kata Alw.

Sangat disayang perusahaan sekelas BUMN dalam hal shutdown masih saja tidak transparan dalam perihal tenaga shutdown padahal ring satu sekitar perusahaan yang jelas terdampak pada limbah Petrokimia.

Dalam hal ini dikuatirkan jika Humas Petrokimia tidak bisa menjalin hubungan erat dengan warga Ring sekitar dalam perihal shutdown maka tidak akan terjalin hubungan yang baik antara Ring 1 dan PT Petrokimia Gresik.

Perlu diketahui Diberitakan sebelumya warga Ring 1 Keluhkan Nepotisme terjadi Terhadap Tenaga Shutdown Pada Perusahaan Petrokimia Gresik

Hal tersebut kini menjadi ajang rebutan para karyawan Petrokimia dan tenaga OKA (pekerja temporer dari anak perusahaan Petrokimia) Dimana para karyawan petro dan tenaga OKA membawa sanak saudara

Padahal tenaga tersebut adalah jatah untuk Ring 1 desa sekitar perusahaan, hal itu kini menjadi perbicangan para warga yang berada di sekitar perusahaan.

Humas Petrokimia saat di temui dirinya menjelaskan, bahwa shutdown atau PerTA pengerjaanya di kejar waktu, sehingga, membutuhkan tenaga skill, sedangkan tenaga ring dipekerjakan untuk membantu pekerjaan disekitar perusahaan,

“Jadi untuk PerTA ini kerjanya diburu waktu, sehingga kami butuh tenaga skill yang pengalaman, “terangnya,
Rabu, (7/5/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *