Buntut Dari Xpose Uncensorred, Aliansi Santri NU Gresik Menyatakan Sikap: Boikot Trans7

Oplus_131072
Foto: Aliansi Santri Nu Gresik Gelar Apel Siaga di Pendopo Alun- alun Gresik.

GRESIK,GIRIAKTUAL.COM Aliansi Santri NU Gresik gelar apel siaga di halaman pendopo alun alun gresik, mereka menuntut agar kepolisian segera mengusut tuntas kasus Expose Uncensored oleh Trans7 yang dianggap telah melecehkan para Kiyai dan Pesantren. Jumat,(17/10/2025).

Pembina Apel Muhamad Lutfi dalam sambutannya menyampaikan kegeramannya terhadap kelompok- kelompok tertentu yang dianggap telah melecehkan Kiyai dan pesantren.

Ia juga meminta agar Trans7 segera meminta maaf kepada para kiyai khususnya, Kiyai haji Mansur. Dan meminta kepada kepolisian agar segera mengusut kasus ini dengan jelas,

“Siapa mereka yang berani menghina kiyai dan pesantren, padahal mereka tidak jelas kedudukannya, “serunya dengan nada keras.

Selain itu dirinya juga meminta untuk pemerintah gresik agar segera memberi perhatian khusus kepada pondok pesantren dan kiyai.

“Pemerintah harus hadir untuk memberi support kepada pesantren dan kiyai, “tegasnya.

Ketua DPRD Gresik Sahrul Munir dalam sambutannya menyampaikan bahwa kabupaten Gresik sudah menjadi kota santri sejak dahulu kala, kami – kami adalah santri gresik wajib patuh kepada kiyai dalam membangun kabupaten Gresik.

Dengan adanya pemberitaan hari ini dengan mendiskreditkan bahkan menghina kehormatan kiyai,

“saya rasa tidak ada warga gresik yang tidak sakit hati, “serunya dengan lantang.

“Saya harap semua tetap menggunakan hati yang jernih, bahwa proses ini akan kita kawal, ini menjadi komitmen bahwa kita mengamalkan ajaran para kiyai, kita tetap harus menjunjung tinggi moral,

kami juga mengecam atas fitnah yang telah terjadi kepada para santri dan pesantren gresik, dan kami mendukung penuh proses hukum agar kasus tersebut segera tuntas, “tutupnya.

Dalam kesempatan ini seluruh Santri, Banser, Fatayat, Pagar Nusa juga turut hadir di sini untuk menyatakan sikap boikot trans 7 yang dianggap telah menghina dan melecehkan para Kiyai dan Pesantren.

Penulis: NrpEditor: Fr351

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *